GEBYAR PSYCHOPRENEUR PRODI PSIKOLOGI UMSIDA: MEMADUKAN PSIKOLOGI DALAM IDE BISNIS KREATIF

Webinar Series Psychopreneur Talks #1

Selain membekali mahasiswa dengan ilmu akademis, prodi Psikologi Umsida juga turut mematangkan soft skill mahasiswa, salah satunya melalui Webinar Series Psychopreneur Talks #1. Dengan mengusung tema “Membangun Ide Bisnis Kreatif”, acara yang diadakan via zoom meeting pada sabtu 23 oktober 2021 kemarin ini berlangsung meriah dengan kehadiran lebih dari 250 peserta.

Ibu Rafika Pratiwi, S.Psi, M.Psi, dosen psikologi enterpreneur prodi Psikologi Umsida sekaligus penggagas dari acara ini mengungkapkan, bahwa tujuan utama dari webinar ini adalah untuk memperkuat pondasi soft skill sebagai bekal utama mahasiswa untuk mengarungi dunia kerja pasca kuliah.

“Untuk mewujudkan lulusan yang unggul, maka perlu adanya usaha yang dapat memperkuat soft skill mahasiswa agar dapat bersaing dalam dunia kerja. Nah, maka dari itu, dibentuklah webinar series psychopreneur ini dengan harapan, mahasiswa jadi punya goals berupa insight dalam menyusun rangkaian ide bisnis kreatif yang berbasic psikologi” jelas beliau.

Tidak hanya sampai di situ, ibu Rafika juga menjelaskan bahwa rangkaian acara webinar series psychopreneur ini pun akan berlangsung dalam beberapa bagian. Puncaknya, mahasiswa nantinya akan diperkenankan untuk menyusun bussinise plan kreatif dalam lingkup psikologi, dan akan dikompetisikan dalam Psychopreneur Contest yang diadakan oleh prodi Psikologi Umsida.

“Kemarin di series pertama kita kan mengusung tema tentang ‘Membangun ide bisnis kreatif’, ya. Dan besok untuk series kedua, kita akan coba mempelajari tentang ‘Branding produk’, dan ‘Digital marketing’ di series yang ketiga. Tentunya, pemateri pun kita undang dari kalangan pebisnis muda yang juga punya basic psikologi, biar mahasiswa juga dapat menyerap materi dengan fresh. Nah, puncak acaranya nanti ada di Psychopreneur Contest. Di situ mahasiswa akan ditemani mentor yang profesional di bidang bisnis untuk menyusun busines plan. Lalu hasilnya nanti akan kita nilai nih, juara 1-5 dari kelas A1-B2, mana busnise plan yang terbaik” Ungkap beliau.

Kegiatan yang dilatarbelakangi dari dana hibah program Kampus Merdeka ini pun menjelma oase segar bagi mahasiswa prodi psikologi Umsida. Karena dengan mengundang pemateri profesional yang mempunyai basic pebisnis muda dan psikologi, berbagai manfaat dan kesan positif pun didapatkan oleh peserta webinar ini. Salah satunya adalah Jauharotul Lailiya, mahasiswa semester 5 psikologi Umsida yang juga memiliki sampingan bisnis olshop.

“Kegiatan semacam ini sangat membantu saya dalam mengembangkan mindset berbisnis. Dari ketiga pemateri hebat yang telah sharing ilmu bisnisnya, saya jadi tahu tentang pentingnya mengatur bussnise plan meliputi managemen keuangan atau juga marketing secara lebih matang” Ungkapnya.

Melalui webinar ini, Jauharotul juga mengaku dapat menentukan goals yang lebih tinggi sebagai entrepreneur yang memiliki basic psikologi. Ia ingin mengembangkan bisnis olshopnya hingga mempunyai brand sendiri serta menjajal bisnis sablon, yang tentu dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat umum.

“Saya berharap, impian atau goals yang ingin saya capai tersebut dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran. Apalagi saya punya basic psikologi, yang ingin saya terapkan untuk dapat memahami serta mengelola karyawan saya kedepannya.” Harapnya.

Oleh: Zafran

Related Posts

Jadwal Ujian Skripsi Prodi Psikologi Juni 2022

Ujian Skripsi Prodi Psikologi Semester Genap 2020/2021 tanggal 27 Juni...

Pendaftaran Ujian Skripsi Prodi Psikologi Periode Juni 2022

Syarat dan Alur Pendaftaran: Mendapatkan persetujuan dari dosen pembimbingMengisi formulir...

Jadwal UTS Semester Genap 2021/2022

Berikut kami lampirkan jadwal Ujian Tengah Semester Genap Tahun Akademik...

Leave a Reply