psikologi.umsida.ac.id – Dalam beberapa tahun terakhir, kasus burnout di dunia kerja semakin meningkat, menjadi salah satu masalah kesehatan mental yang perlu mendapatkan perhatian serius. Burnout, atau kelelahan emosional yang disebabkan oleh stres kerja yang berkepanjangan, mempengaruhi banyak pekerja di berbagai sektor, dari pekerja kantoran hingga mereka yang bekerja di lapangan. Hal ini menjadi tantangan besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),...Read More
psikologi.umsida.ac.id — Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan kegiatan implementasi kerjasama dengan Universiti Malaya (UM) dan Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto pada Kamis (8/5/2025) di Ruang Rapat, Kampus 3, Umsida. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat kolaborasi internasional dan memperluas ruang lingkup pendidikan psikologi, dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Dekan FPIP Umsida, Dr Septi Budi Sartika MPd, Kaprodi Psikologi Umsida, Ghozali Rusyid Affandi SPsi MA, serta...Read More
psikologi.umsida.ac.id – Di era digital yang serba cepat, anak-anak dan remaja kini lebih mudah mengakses informasi seputar kesehatan mental melalui media sosial. Fenomena ini memunculkan tren baru: anak mulai mendiagnosis dirinya sendiri mengalami gangguan psikologis seperti depresi, anxiety, atau ADHD tanpa pemahaman yang tepat. Mereka cenderung menyamakan emosi sehari-hari seperti sedih, cemas, atau lelah sebagai bentuk dari penyakit mental. Tren ini berkembang cepat dan dapat menimbulkan dampak psikologis jangka panjang...Read More
psikologi.umsida.ac.id – Di tengah gencarnya kampanye kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, nyatanya konseling psikologis masih belum menjadi pilihan utama bagi banyak mahasiswa yang mengalami tekanan emosional. Padahal, fase perkuliahan sering kali dipenuhi dengan beban akademik, konflik hubungan sosial, hingga kecemasan terhadap masa depan. Sayangnya, tidak sedikit mahasiswa yang masih memendam masalah karena takut dicap lemah, berlebihan, atau bahkan tidak stabil secara mental. Hambatan Sosial Membentuk Stigma Negatif Berbagai faktor sosial...Read More
Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Donec sed odio dui. Etiam porta sem malesuada.