Kolaborasi IMM Ar-Razi dan Happiness Light Hadirkan Kegiatan Edukatif bagi Anak Panti Asuhan

Psikologi.umsida.ac.id – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ar-Razi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) berkolaborasi dengan komunitas Happiness Light sukses menyelenggarakan kegiatan sosial bertajuk “Fun Learning Day: Belajar, Bermain, dan Berbagi” di Panti Asuhan Al-Firdaus Sukodono(14/06/2026).

Kegiatan ini melibatkan seluruh panitia dari kedua organisasi serta anak-anak panti asuhan sebagai peserta utama.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian sosial yang bertujuan menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi kepada sesama.

Baca Juga: Mahasiswa Psikologi 2023 Optimalkan Sensorik Anak Lewat Clay

Melalui konsep belajar sambil bermain, anak-anak diajak menikmati berbagai aktivitas edukatif yang dikemas secara interaktif.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak sejak awal kegiatan, menciptakan momen yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

Ketua Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Sospem) IMM Ar-Razi Umsida, Selvy Dwi Machmuda, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini menjadi bagian dari gerakan IMM.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi adik-adik panti. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas serta memperkuat semangat kepedulian sosial di kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Dari Permainan hingga Kreativitas, Anak-Anak Belajar dengan Cara Menyenangkan

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan sambutan dari perwakilan organisasi yang terlibat.

Dalam sambutannya, Ketua Umum IMM Ar-Razi Umsida menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama yang positif antara IMM Ar-Razi dan Happiness Light dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Setelah pembukaan, suasana semakin meriah dengan kegiatan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh peserta.

Anak-anak kemudian diajak mengikuti berbagai permainan kelompok seperti Misi Menyelamatkan Balon dan Misi Kelingking Rahasia yang dirancang untuk melatih kerja sama, komunikasi, serta rasa percaya diri.

Selain permainan, panitia juga menghadirkan sesi kreativitas yang memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan ide dan kemampuan mereka. Seluruh panitia aktif mendampingi peserta sehingga tercipta interaksi yang akrab dan penuh kehangatan.

Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara dirancang agar anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari keseharian mereka.

Lihat Selengkapnya: Viral Kasus Daycare Jogja dan Pentingnya Memilih Daycare Aman

Kolaborasi IMM Ar-Razi Umsida dan Happiness Light Tebarkan Semangat Berbagi

Ketua Komunitas Happiness Light, Berlian, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antarorganisasi dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

“Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan IMM Ar-Razi Umsida dalam kegiatan yang memberikan dampak positif bagi anak-anak panti. Semoga kebahagiaan yang hadir hari ini dapat menjadi kenangan indah sekaligus motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” tuturnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama, pembagian hadiah kepada peserta, serta sesi dokumentasi yang diikuti seluruh panitia dan anak-anak panti.

Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus bentuk apresiasi atas partisipasi aktif peserta selama kegiatan berlangsung.

Melalui Fun Learning Day, IMM Ar-Razi Umsida dan Happiness Light menunjukkan bahwa kolaborasi mahasiswa dan komunitas sosial dapat menjadi sarana efektif untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ke depan, kedua pihak berharap dapat terus menghadirkan program-program sosial yang lebih luas agar semangat berbagi, kepedulian, dan pengabdian dapat terus tumbuh di lingkungan mahasiswa maupun masyarakat.

Penulis: Nabila Wulyandini