Psikologi.umsida.ac.id – Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali memperkuat kerja sama internasional melalui International Collaboration Class bersama Institute Pendidikan Guru (IPG) Kampus Ilmu Khas, Kuala Lumpur, Malaysia.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meeting ini menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa.
Menambah wawasan mengenai perkembangan pendidikan, psikologi, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran(30/06/2026).
Kolaborasi akademik tersebut menghadirkan Dr Chan Choon Tak dari IPG Malaysia sebagai narasumber,
didampingi dosen Psikologi Umsida Zaki Nur Fahmawati MPsi Psikolog dan Dr Eko Hardi Ansyah MPsi Psikolog.
Melalui forum ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi akademik, tetapi juga kesempatan berdiskusi mengenai berbagai pendekatan pendidikan yang diterapkan di Indonesia dan Malaysia.
Baca Juga: Lulusan Terbaik dan Mahasiswa Berprestasi Psikologi Umsida Bagikan Kisah Perjuangan Mereka
AI dan Psikologi Jadi Topik Menarik dalam Pembelajaran

Salah satu sesi yang paling mendapat perhatian peserta adalah presentasi mahasiswa IPG Malaysia mengenai penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan.
Mereka memaparkan bagaimana AI mulai dimanfaatkan untuk membantu guru menyusun materi pembelajaran, menciptakan metode belajar yang lebih kreatif, hingga mendukung proses evaluasi peserta didik secara lebih efektif.
Di sisi lain, mahasiswa Psikologi Umsida membagikan pengalaman mereka dalam menyusun program pelatihan yang bertujuan meningkatkan performa akademik siswa.
Berbekal ilmu psikologi, mereka menjelaskan berbagai strategi untuk membangun motivasi belajar, meningkatkan kemampuan mengatur diri (self-regulation), serta membentuk kebiasaan belajar yang lebih efektif.
Diskusi berlangsung aktif karena peserta dari kedua negara saling bertukar pandangan mengenai tantangan pendidikan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.
Cek Juga: Dosen Psikologi Umsida Raih Gelar Doktor Tanpa Ujian Terbuka
Perbedaan budaya belajar, sistem pendidikan, hingga cara mendampingi peserta didik menjadi pembahasan yang memperkaya perspektif seluruh peserta.
Kolaborasi Internasional Perluas Perspektif Mahasiswa
Menurut dosen Psikologi Umsida Dr Eko Hardi Ansyah M.Psi Psikolog, kegiatan seperti ini memberikan nilai lebih karena mahasiswa belajar langsung dari pengalaman akademik negara lain.
“International Collaboration Class memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami bahwa setiap negara memiliki tantangan pendidikan yang berbeda. Dari proses berbagi pengalaman inilah mereka belajar memperluas cara pandang, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta melatih komunikasi dalam lingkungan akademik internasional,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa perkembangan AI perlu disikapi secara positif dan bijaksana. Menurutnya, teknologi bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan menjadi alat pendukung yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran apabila digunakan secara tepat.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa terlihat antusias mengikuti diskusi, mengajukan pertanyaan, serta memberikan tanggapan terhadap berbagai materi yang dipresentasikan.
Interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam mempelajari isu-isu pendidikan global sekaligus memperluas jejaring internasional.
Bekali Mahasiswa Hadapi Tantangan Pendidikan Global
International Collaboration Class menjadi salah satu langkah nyata Program Studi Psikologi Umsida dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis dan mendunia.
Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan ini juga melatih kemampuan komunikasi lintas budaya, kolaborasi internasional, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
Dr. Eko berharap kerja sama dengan institusi luar negeri seperti IPG Malaysia dapat terus berlanjut dan berkembang ke berbagai bentuk kolaborasi akademik lainnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak mitra internasional. Semakin luas pengalaman mahasiswa berinteraksi dengan akademisi dari berbagai negara, semakin siap pula mereka menjadi lulusan yang adaptif, kolaboratif, dan mampu memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan maupun masyarakat,” tutupnya.
Melalui kolaborasi ini, Psikologi Umsida kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berstandar internasional.
Membekali mahasiswa dengan kompetensi global, pemahaman teknologi, serta kemampuan berpikir kritis untuk menjawab tantangan pendidikan di masa depan.
Penulis: Zaki Nur Fahmawati MPsi Psikolog














